Ingin Pasang Gigi Palsu Permanen? Berikut Kelebihan Dan Resiko yang Harus Diketahui!

pasang gigi palsu permanen

Memanfaatkan pasang gigi palsu permanen memiliki manfaat tersendiri jika dibandingkan dengan beberapa alternatif lain seperti gigi palsu lepasan. Namun dibalik manfaatnya yang sangat beragam, terdapat pula resiko pemasangan gigi yang bisa saja dialami. Agar tidak ketinggalan informasi, simak ulasan berikut ini sebagai pertimbangan sebelum pemasangan gigi palsu.

Manfaat yang Akan Dirasakan Saat Menggunakan Implan Gigi

Kelebihan pertama yang akan anda rasakan saat melakukan pemasangan gigi palsu metode permanen yakni implan gigi, yaitu terasa nyaman terutama saat berbicara ataupun sedang mengunyah makanan. Hal ini disebabkan karena perawatan implan dipasang secara permanen di area dalam mulut, alhasil tidak dapat dilepas pasang. Dengan begitu, anda tidak perlu khawatir jika gigi longgar atau lepas.

Manfaat berikutnya yakni bisa menambah rasa kepercayaan diri bagi penggunanya. Hal tersebut bisa saja terjadi, sebab implan gigi dirancang khusus agar bisa dimuat dimuat langsung pada tulang rahang yang ada di area rongga mulut. Dengan sifat permanen dan tidak bisa dilepas pasang itulah manfaat gigi palsu ini akan membuat anda lebih percaya diri saat sedang menggunakannya.

Berbeda seperti pemasangan gigi palsu lain yang mengharuskan gigi penyangganya diasah, dengan menggunakan implan gigi atau pasang gigi palsu permanen justru tidak akan mengganggu bagian gigi lainnya. Tentu saja kondisi tersebut akan berdampak baik dalam menjaga keutuhan dan juga menjaga kesehatan gigi serta gusi yang berada di area sekitarnya.

Potensi Resiko yang Dapat Terjadi

Selain melihat manfaat pemasangan gigi palsu, ada baiknya juga untuk anda mengerti resiko dan kekurangan yang akan terjadi jika memutuskan menggunakan gigi palsu dengan metode implan ini. Adapun kekurangannya, yakni berpotensi terjadinya komplikasi pada area rongga mulut. Diantaranya seperti gangguan sinus, terjadinya infeksi, muncul perdarahan, ataupun terjadi cedera saraf.

Kekurangan lain dari pasang gigi palsu menggunakan perawatan metode implan gigi, adalah memerlukan waktu yang lebih lama ketimbang pemasangan gigi palsu konvensional. Hal ini terjadi karena terdapat berbagai macam langkah yang perlu dilakukan. Termasuk juga anda harus menunggu kisaran tiga hingga enam bulan agar implan dapat menyatu dengan tulang rahang.

Resiko terakhir yang dapat terjadi saat memasang gigi palsu menggunakan metode implan gigi ini, bisa saja terjadi kegagalan. Meskipun tingkat kegagalan tersebut cukup rendah, namun resiko masih tetap ada. Umumnya kegagalan yang terjadi saat pasang gigi palsu permanen diakibatkan oleh beberapa kondisi. Seperti penyakit gusi, ataupun kondisi tulang rahang yang kurang mencukupi untuk pemasangan.

Setelah melihat informasi singkat yang sudah dibahas, tentu bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk anda yang ingin melakukan pemasangan gigi palsu. Patut diketahui pula, meskipun memiliki resiko, jika proses dilakukan dengan klinik gigi terpercaya seperti OMDC, anda mendapatkan perawatan serta konsultasi yang mumpuni hingga metode berjalan lancar.