Crowdfunding Dan Angel Investor, Mana Yang Akan Kamu Pilih?

Mencari modal tambahan adalah langkah terbaik yang harus dilakukan perusahaan startup jika ingin bisnisnya dapat berkembang semakin besar. Tapi untungnya, para pelaku usaha mendapatkan lebih dari 1 pilihan jika ingin mendapatkan dana sesuai yang dibutuhkan. Saat ini ada dua alternatif pendanaan yang biasanya dipilih oleh pelaku usaha yang baru saja merintis usahanya yakni angel investor dan crowdfunding. Kedua sistem pendanaan ini punya kelebihan serta kekurangannya masing-masing. Jadi sebelum menggunakannya, lebih baik simak dulu apa saja pembahasan di bawah ini.

Jika kamu menggunakan Angel investor sebagai alternatif permodalan, ketahuilah bahwa yang dimaksud dengan Angel investor adalah individu yang berasal dari berbagai profesi misalnya pengacara, dokter atau pengusaha yang tertarik untuk menginvestasikan sejumlah uang ke para pelaku UKM yang tengah memerlukan suntikan dana. Pada umumnya, permodalan menggunakan sistem ini akan mendapatkan imbalan berupa saham ekuitas di perusahaan. Dengan menggunakan Angel Investor, beberapa kelebihan berikut ini akan kamu dapatkan:

  1. Dana Bukan Pinjaman

Banyak pelaku usaha akan mengambil pinjaman sebagai cara terbaik. Tapi sayangnya jika mengambil pinjaman, itu artinya ada sejumlah kewajiban untuk membayar hutangnya kembali. Tapi tenang saja, dana dari Angel Investor tidak berbentuk pinjaman karena mereka mengandalkan peningkatan nilai dari sebuah bisnis atau usaha yang didanainya untuk mendapatkan profit lebih.

  1. Tidak Sekedar Uang Yang Diberikan

Kemudian, Angel Investor adalah pengusaha yang sudah mapan dan bahkan berpengalaman hingga bertaruh-tahun dalam bekerja sama dengan pelaku ukm ataupun start up. Tidak hanya memberikan dukungan secara finansial, Angel investor akan berbagi skill atau keahlian yang akan berguna untuk kesuksesan bisnis dalam jangka panjang.

Tapi jika saat ini kamu ingin meminjam dana melalui situs crowdfunding Indonesia, kamu harus tahu juga apa yang dimaksud dari sistem permodalan ini. Jadi untuk kamu yang melakukan peminjaman modal melalui skema urun dana, maka modal yang kamu dapatkan adalah hasil dari penggalangan dana yang dilakukan pada sebuah website khusus. Kelebihan melakukan pendanaan dengan sistem ini adalah sebagai berikut:

  1. Imbalan Tidak Harus Saham

Kelebihan pertama adalah imbalan untuk sistem pendanaan satu ini tidak harus saham. Jadi perusahaan bisa memberikan kompensasi melalui cara lain misalnya membuat produk sebelum menjualnya ke masyarakat umum.

  1. Lebih Mudah Mendapatkan Investor

Kemudian, dengan skema urun dana ini untuk mendapatkan investor jauh lebih mudah. Apalagi platformnya sudah terkenal dan terpercaya. Ini juga bisa menjadi wadah untuk para pelaku ukm dalam mempromosikan usaha mereka supaya bisa dilihat banyak investor.

Jadi itulah dua jenis permodalan yang banyak dipilih para pelaku usaha saat ini. Dibalik kelebihannya, keduanya juga memiliki kekurangan masing-masing. Untuk Angel investor, kekurangannya adalah lebih banyak tekanan dan angel investor sendiri tidak pasif dalam bisnis yang mereka danai. Sedangkan untuk sistem pendanaan urun dana, penggalangan dana sifatnya terbatas dan biaya yang dikeluarkan lebih mahal.